Posts

Goodbye for now :")

Tulisan yang inspirasinya tau-tau muncul ketika tau kalo malem ini adalah siaran terakhirnya kak Iyan Narendra :") Tadi kak Iyan sempet ngomong hal yg jadi judul tulisan ini. Goodbye for now. Kita nggak pernah tau rencana Tuhan, kita juga nggak pernah tau apa yang sedang direncanakanNya. Selamat tinggal untuk sekarang. Bisa untuk sementara atau seterusnya. Tapi yang pasti, pergi untuk menempuh langkah yang lebih maju. Satu tingkat di atas anak tangga yang sedang kita pijak. Keputusan yang diambil pastilah keputusan yang menurut kita terbaik. Yang telah dipilih dari sekian banyak pilihan yang ada. Aku nggak tau ini tulisan apa, tapi sesuatu dari hatiku mengatakan aku harus menulis! :") With Love, Vina Kanasya

Untuk kamu

Untuk kamu Yang berhasil membuatku tersenyum dalam tangis Untuk kamu Yang berhasil membuatku tertawa dalam amarah Kau telah  mengubah air mata tangisku menjadi tawa kebahagiaan Kau mengubah sikap dinginku menjadi sapaan yang hangat Kau telah menghadirkan rasa nyaman ketika aku ada bersamamu Kau punya tempat spesial di hatiku Kau menghadirkan perasaan bahagia di hatiku Dan puisi ini kutulis untuk kamu Yang berhasil membuatku tersenyum dalam tangis With love, Vina Kanasya

Super-duper Hectic February

Saking hecticnya, aku sampe nggak sempet lagi nulis di blog. Soryyy :(( dan ini tulisan yang sempet di buat gara-gara aku sakit dan harus istirahat di rumah. Kata dokternya aku stress. Asam lambungku juga naik karena beberapa hari sebelum uprak bahasa jawa yang ribet itu perutku sering kosong. Alhasil, sehari setelah uprak (hari Kamis) aku nggak masuk. Waktu bangun kepalaku berat banget dan kamar serasa muter. Padahal, itu lagi TPM non UN. Jumatnya aku maksain diri buat masuk. Ngerjainnya nggak fokus, bersin-bersin terus. Sabtu nggak masuk lagi. Perut sakit nggak ketolongan. Sabtu sore aku nggak kuat lagi sama sakitnya. Akhirnya ke rumah sakit sama Papa. Ya udah deh. Dapet obat banyak. Kesimpulannya, aku sakit gegara stress. Terus perutnya juga sering kosong, jadi asam lambungnya naik. Ya gitu deh. Dari Sabtu sampe sekarang cuma bisa tidur-makan-tidur-makan aja. Terharu bener deh tiap hari dapet ucapan GWS a.k.a Gek Wes Sembuh a.k.a Get Well Soon dari temen-temen :* nggak tau juga ken...

Luka kecil itu punya arti yang besar

Nggak kok, hatiku nggak luka lagi *serius ini*. Cuma, 2 hari yang lalu pas bikin drama Bahasa Indonesia (drama buat tugas aja, kok. Nggak drama di depan orang lain^^), aku jatoh. Lantainya licin. Waktu aku liat, nggak luka sih. Agak merah-merah aja. Meskipun sebenernya sakit. Tapi kalo japok hari itu kepaksa berhenti cuma gara-gara aku jatoh itu kan nggak lucu juga. Apalagi deadline-nya nggak lama-lama. Nah, aku pikir luka itu bakal sembuh paling nggak besoknya. Tapi ternyata, Selasa kemaren lukanya masih kerasa perih kalo kesenggol. Aku jadi mikir. Dan pikiran itu membawaku menuliskan ini: Lukanya kecil, nggak terlalu kelihatan lagi. Tapi ngajarin aku banyak hal. Kalo lukanya bisa ngomong, mungkin dia bakal bilang: "Makanya, kalo jalan hati-hati. Lantainya licin. Kamu jadi jatoh, kan? Aku dateng deh". Luka yang sampe sekarang (biarpun kecil) tapi tetep terasa perih kalo kesenggol ini ngajarin aku buat hati-hati. Nggak cuma hati-hati pas jalan di lantai yang licin, tapi juga...

Happy Birthday, kak Fania Zettira!

Happy birthday, kak Fania Zettira! \o/ Time flies It's been a long time since I knew you :) Udah lama banget aku jadi pendengar Mendengarkan dengan setia satu radio setiap harinya Adalah radio yang punya tempat spesial di hatiku Sekaligus radio pertama yang aku dengerin di usiaku yang ke-12 Semuanya bermula dari perayaan anniversary Swaragama yang ke-11 Dari situ aku mulai jadi pendengar Ya, aku jadi seorang pendengar radio Diam-diam aku menghafalkan setiap nama penyiarnya Bahkan suaranya Termasuk kak Fania Zettira Yang suaranya selalu menceriakan soreku Selalu bikin semangat Dan nggak pernah gagal untuk bikin aku senyum Kadang aku iseng buat ikutan segmen-segmen yang ada Adalah kebahagiaan yang sederhana saat namaku disebut Waktu masih terus mengalir Sekarang ada perasaan yang berbeda Ada keinginan untuk bertemu kak Fania dan announcer-announcer yang lain Ada keinginan untuk berkenalan dengan kak Fania Sempat satu kali aku datang ke Swaragama untuk memenuhi t...

'keracunan' Kahitna

Ini tulisan di sela-sela tagar #PrayForKelud dan #PrayForIndonesia. Daripada nggak produktif nulis, mari dimulai! :D Aku 'keracunan' Kahitna :)) udah sekitar setahun yang lalu sih tepatnya. Aku sering cerita kan, tentang gimana Papa membesarkan aku dengan musik-musik Indonesia yang berkualitas. Nah, ini dia salah satu hasilnya. Iya, aku keracunan Kahitna :))) awal mulanya sih lucu banget buat aku. Atau konyol lebih tepatnya :)) gara-gara salah satu vokalisnya, kak Mario, jadi juri di sebuah ajang pencarian bakat. Itu lho, pencarian bakat buat anak kecil :p di salah satu stasiun TV swasta yang (dari dulu sampe sekarang) isinya sinetron. Nggak mutu lagi --" waktu di kasih tau Papa. "Eh, Vin, ada Mario lho di *piiippp*." "Hah? Mario siapa, Pa?" "Mario Kahitna" "Yang mana?" "Itu lho, nah, itu! *sambil menunjuk layar kaca*". Dalam hati, "ITU YANG NAMANYA MARIO? AAAA DEMI APA GANTENG BANGEEEETTTT!!!!! AAAAAA GUE PENGEN KETE...

Cinta itu...

Jujur

Aku hari ini belajar tentang kejujuran Aku boleh jujur sama kamu, kan?

#HBDVINAKANASYA15TH

Image
Sekali sekali bikin hestek sendiri gapapa lah, ya? ;;) :p Ini ucapan yang aku terima dari dunia maya. Karena ternyata, yang di dunia maya lebih mudah didokumentasikan... Teo, Ayu, Utik, sama Michelle Citra, Kak Michella, Kak Yola, dan kak Tata. Bonus kak Utik yang nanya :") Dias, Wida, Santa, Felicia Yayan, Elisha, Kak Abell sama Lauren  Tata, Emma, (nggak tau), sama kak Synta

Thanks God, I'm 15 now :)

Thanks God, I'm 15 now! :) Yeah! Aku udah umur 15!!! Menn!! Aku udah move on dari 14. Sekarang udah 15!!! :3 hmm, pengennya sih di umur yang udah ketambahan 1 ini, aku pengen bisa jadi pribadi yang lebih baik. Itu pasti. Pasti jadi harapan semua orang di usia yang baru. Aku pengen bisa jadi pribadi yang lebih dewasa, yang bisa menyikapi segalanya dengan lebih wise lagi. Pengen jadi orang yang 'cuek'. Maksudnya, kalo ada hal yang sedih-sedih atau hal yang nyebelin, nggak dipikirin banget. Dicuekin aja.